Kamis, 18 Oktober 2012

internet


  

 INTERNET

Internet ? tentu semua orang sudah tidak asing dengan kata tersebut.Ya..kini bukan hanya di Indonesia bahkan di seluruh dunia kini pun menggunakan internet sebagai akses komunikasi dan pencarian informasi yang lebih cepat untuk didapat dan dijangkau.Internet adalah jaringan yang terdapat pada komputer yang menghubungkan antara komputer satu dengan komputer yang lainya.Dengan menggunakan internet kita juga tidak perlu menggunakan kabel untuk menghubungkan komputer satu dengan yang lainya.

Lalu dari manakah kata internet itu sendiri muncul ? kita akan membahas secara ringkas sejarah mengenai internet. Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet. http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Internet

Ada tidak sih manfaat dari internet ? Tentu banyak selain kita berkomunikasi dengan komputer lain tanpa menggunakan kabel kita juga dapat mencari informasi apapun yang bisa kita dapat secara cepat dan lengkap.Selain itu ada beberapa point manfaat dari internet yaitu :
  1. Mempercepat dan mempermudah alih ilmu pengetahuan dan teknologi.
  2. Proses pembelajaran lebih menarik. Melalui internet pembelajaran tidak monoton dan jenuh karena dalam internet ada hal-hal baru yang variatif dan inovatif.
  3. Mendorong siswa untuk lebih aktif mencari ilmu pengetahuan dan informasi.
  4. Pembelajaran lebih konseptual dan up to date (aktual).
  5. Sebagai perpustakaan elektronik.
  6. Mempercepat dan mempermudah komunikasi edukatif antara guru dengan siswa.

Lalu bagaimana dengan dampak adanya internet ? Banyak orang telah menganggap internet adalah sebuah jaringan komputer yang berguna dan bermanfaat bagi semua orang.Namun terdapat beberapa point dari dampak negatif adanya internet tersebut.Karena itu mari kita lihat apa saja dampak positif dan negatif dari adanya internet :

Dampak Positif :
  1. Memudahkan semua orang untuk mendapatkan informasi
  2. Membuat proses belajar menjadi cepat
  3. Internet memberikan hal yang menarik sehingga semua orang tidak jenuh untuk menggunakanya
  4. Banyaknya terdapat jejaring sosial yang berguna untuk menambah teman,wawasan,dan mempererat tali persaudaraan
  5. Banyaknya aplikasi yang memudahkan semua orang untuk melakukan pekerjaan yang mereka butuhkan
Dampak Negatif :
  1. Banyaknya aplikasi-aplikasi atau situs-situs seperti film,games,dan yang lainya yang membuat orang terkadang lupa waktu
  2. Banyaknya Penipuan
  3. Banyaknya film atau gambar pornografi yang meluas di internet sehingga merusak wawasan seseorang terutama para pelajar
  4. Membuat orang menjadi kecanduan dan lupa waktu
Sekian informasi mengenai internet yang bisa saya sampaikan,semoga bermanfaat.


Nama : Ajeng Cintiya Yudhasara
Kelas : 2PA02
NPM : 10511488








Plagiarisme




PLAGIATISME

Plagiat atau plagiarisme adalah sebuah cara yang dilakukan seseorang untuk mengambil,memakai,menjiplak atau yang lainya yang dilakukan untuk digunakan orang tersebuat seolah-olah karangan tersebut adalah karangan dirinya sendiri.Plagiarisme termasuk perbuatan yang tidak patut untuk dicontoh karena plagiarisme adalah perbuatan yang dapat merugikan orang lain.Selain itu plagiarisme adalah sebuah tindakan penipuan yang akan merugikan dirinya sendiri dan merugikan orang lain.
Adapun kriteria yang digolongkan sebagai plagiarisnme yaitu :.
  1. menggunakan tulisan orang lain secara mentah, tanpa memberikan tanda jelas (misalnya dengan menggunakan tanda kutip atau blok alinea yang berbeda) bahwa teks tersebut diambil persis dari tulisan lain
  2. mengambil gagasan orang lain tanpa memberikan anotasi yang cukup tentang sumbernya
Dalam buku Bahasa Indonesia: Sebuah Pengantar Penulisan Ilmiah, Felicia Utorodewo dkk. menggolongkan hal-hal berikut sebagai tindakan plagiarisme.[2]:
  1. Mengakui tulisan orang lain sebagai tulisan sendiri,
  2. Mengakui gagasan orang lain sebagai pemikiran sendiri
  3. Mengakui temuan orang lain sebagai kepunyaan sendiri
  4. Mengakui karya kelompok sebagai kepunyaan atau hasil sendiri,
  5. Menyajikan tulisan yang sama dalam kesempatan yang berbeda tanpa menyebutkan asal-usulnya
  6. Meringkas dan memparafrasekan (mengutip tak langsung) tanpa menyebutkan sumbernya, dan
  7. Meringkas dan memparafrasekan dengan menyebut sumbernya, tetapi rangkaian kalimat dan pilihan katanya masih terlalu sama dengan sumbernya.

Dampak Negatif dari Plagiarisme :
  1. Dapat merugikan orang lain
  2. Menjadi penipuan yang berlanjut
  3. Membuat plagiarisme tersebut kecanduan
  4. munculnya para penipu yang memanfaatkan internet.
  5. munculnya budaya plagiarisme. dengan mudahnya informasi di cetak ulang tanpa izin dari pemberi informasi atau tanpa menulis sumbernya. hal ini udah biasa kita sebut 'copast' copy paste.
  6. munculnya pornografi/konten konten dewasa. menurut saya hal ini sangat tidak masalah dipandang dari segi konten dewasa. namun yang menjadi  sisi negatifnya adalah dengan mudahnya pornografi/konten dewasa diakses anak anak dibawah umur.
  7. munculnya pencurian dengan mengambil/menghack. mungkin ini merupakan kesenangan atau kelebihan ilmu si pencuri namun tetap saja pencurian itu tidak dibenarkan bro.
  8. dengan semakin mudahnya berbelanja lewat internet kita dapat meningkatkan budaya konsumsi yang menimbulkan sifat boros dan tentu berefek tidak baik untuk kantong.

Cara Mencegah adanya Plagiarisme menurut Ir Indriyanto, M.P :

  1. Kejujuran pada diri seorang penulis.  Kejujuran merupakan dasar untuk menegakkan kebenaran, termasuk menegakkan dan membangun kebenaran ilmiah sangat diperlukan kejujuran.  Kejujuran merupakan nilai nurani (lubuk hati yang paling dalam) yang hakekatnya tidak bisa dibuat-buat, tetapi bisa ditempa melalui pendidikan moral atau mental, kemudian diperkaya dengan ilmu pengetahuan. 
  2. Pengakuan terhadap karya orang lain.  Pengakuan terhadap karya orang lain yang dijadikan bahan pustaka merupakan salah satu tindakan jujur seorang penulis karena hal ini merupakan salah satu faktor yang memengaruhi berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi.  Pengakuan terhadap karya orang lain dapat terekspresikan pada cara pengutipan kalimat dan data yang dituangkan dalam isi tulisan, cara penulisan daftar pustaka, dan pada kata pengantar maupun sanwacana.
  3. Meningkatkan peran pendidik dalam mencegah plagiarisme.  Pendidik dalam segala tingkatan institusi pendidikan memiliki kewajiban membimbing anak didiknya dalam segala aspek pendidikan dan pengajaran sesuai dengan kurikulumnya.  Seorang pendidik yang diberi tugas pimpinan untuk membimbing anak didiknya dalam penulisan karya tulis ilmiah atau skripsi harus menjalankan peranannya secara baik dan penuh tanggungjawab.
http://staff.unila.ac.id/indriyanto/2012/01/17/cara-mencegah-plagiarisme/

Nama : Ajeng Cintiya Yudhasara
Kelas  : 2PA02
NPM  : 10511488